MULTIMEDIA BROADCASTING
Multimedia Broadcasting adalah salah satu dari 2 prodi yang ada di Departemen Multimedia Kreatif PENS. Prodi selainnya adalah Game Technology. Departemen Multimedia Kreatif sendiri memiliki karakter kreatif yang wajib dimiliki setiap civitas di dalamnya, baik dosen maupun mahasiswa. Untuk mengasah skill Multimedia, Departemen Multimedia Kreatif memberikan wadah bagi mahasiswanya yaitu komunitas. Departemen ini memiliki 7 komunitas, diantaranya : Movie Maker yang disebut SEMUT (Senias Multimedia), Design Grafis, Animasi, Creative Radio, ADAW (Arek Digital Audio Workstation), Criativa Photography, dan Programming.
Karena Multimedia Kreatif berada di kampus Politeknik, maka teori dan praktek harus seimbang. Banyak praktikum yang harus dikejar supaya dapat mencapai nilai yang diinginkan. Mulai dari praktikum elektronika, menggambar, animasi, jaringan komputer, sistem pemancar, dsb. Kegiatan yang padat di prodi ini membuat deadline tugas terasa mencekik. Butuh kerja keras dan waktu ekstra supaya laporan praktikum yang kita kerjakan dapat di-ACC atau diterima oleh dosen pengampu. Dosen-dosen MMB banyak yang tegas untuk masalah deadline, sehingga konsekuensi yang diberikan pun lumayan berat bagi mahasiswa yang terlambat mengumpulkan tugas.
Dalam organisasi kemahasiswaan di Departemen Multimedia Kreatif sendiri sangat menjunjung tinggi nilai kekeluargaan. Di awal semester, mahasiswa baru Departemen Multimedia Kreatif disibukkan dengan pengkaderan atau yang disebut OPD (Orientasi Pengenalan Departemen), setelah sebelumnya mereka mendapatkan OMB (Orientasi Mahasiswa Baru) diawal mereka memasuki pintu gerbang PENS. Banyak istilah bermunculan setelah maba mengetahui dan mengenal departemennya. Flooring, sharing, komtang, komting, kumpul angkatan, dsb. Akan ada banyak hal yang dilalui mahasiswa baru sehingga nantinya mereka mampu beradaptasi dengan lingkungan MMK, baik dari segi akademis, etika, bersosialisasi maupun berorganisasi.
Multimedia Kreatif memiliki karakternya sendiri, yang utama dan pasti adalah kreativitas. Mahasiswa dan dosen MMK dituntut baik secara eksplisit maupun tidak, untuk berpikir dan bertindak dengan kreatif. Out of the box adalah acuan untuk civitas MMK menjalankan setiap kegiatan. Dengan lebel ‘kreatif’, seluruh elemen dituntut untuk selalu bekerja keras menjadi berbeda dari yang lain. Unik, aneh, nyeleneh dan berbeda adalah ciri khas civitas MMK yang telah menjadi karakter dan wajib menjadi tradisi untuk civitas-civitas setelahnya. Jangan mau MMK yang begini-begini saja, statis, kaku dan tidak berkembang. Multimedia Kreatif kelak akan terjun di Industri Kreatif yang didalamnya butuh orang-orang yang punya effort tinggi dan keunikan-keunikan yang berbeda dan membuat orang lain tercengang. Di prodi inilah kita diasah untuk menjadi pribadi-pribadi yang tidak hanya memiliki skill yang mumpuni di bidangnya namun juga soft skill yang kreatif, berbeda, unik namun tetap bermoral, beretika dan bersemangat tinggi.
Karena Multimedia Kreatif berada di kampus Politeknik, maka teori dan praktek harus seimbang. Banyak praktikum yang harus dikejar supaya dapat mencapai nilai yang diinginkan. Mulai dari praktikum elektronika, menggambar, animasi, jaringan komputer, sistem pemancar, dsb. Kegiatan yang padat di prodi ini membuat deadline tugas terasa mencekik. Butuh kerja keras dan waktu ekstra supaya laporan praktikum yang kita kerjakan dapat di-ACC atau diterima oleh dosen pengampu. Dosen-dosen MMB banyak yang tegas untuk masalah deadline, sehingga konsekuensi yang diberikan pun lumayan berat bagi mahasiswa yang terlambat mengumpulkan tugas.
Dalam organisasi kemahasiswaan di Departemen Multimedia Kreatif sendiri sangat menjunjung tinggi nilai kekeluargaan. Di awal semester, mahasiswa baru Departemen Multimedia Kreatif disibukkan dengan pengkaderan atau yang disebut OPD (Orientasi Pengenalan Departemen), setelah sebelumnya mereka mendapatkan OMB (Orientasi Mahasiswa Baru) diawal mereka memasuki pintu gerbang PENS. Banyak istilah bermunculan setelah maba mengetahui dan mengenal departemennya. Flooring, sharing, komtang, komting, kumpul angkatan, dsb. Akan ada banyak hal yang dilalui mahasiswa baru sehingga nantinya mereka mampu beradaptasi dengan lingkungan MMK, baik dari segi akademis, etika, bersosialisasi maupun berorganisasi.
Multimedia Kreatif memiliki karakternya sendiri, yang utama dan pasti adalah kreativitas. Mahasiswa dan dosen MMK dituntut baik secara eksplisit maupun tidak, untuk berpikir dan bertindak dengan kreatif. Out of the box adalah acuan untuk civitas MMK menjalankan setiap kegiatan. Dengan lebel ‘kreatif’, seluruh elemen dituntut untuk selalu bekerja keras menjadi berbeda dari yang lain. Unik, aneh, nyeleneh dan berbeda adalah ciri khas civitas MMK yang telah menjadi karakter dan wajib menjadi tradisi untuk civitas-civitas setelahnya. Jangan mau MMK yang begini-begini saja, statis, kaku dan tidak berkembang. Multimedia Kreatif kelak akan terjun di Industri Kreatif yang didalamnya butuh orang-orang yang punya effort tinggi dan keunikan-keunikan yang berbeda dan membuat orang lain tercengang. Di prodi inilah kita diasah untuk menjadi pribadi-pribadi yang tidak hanya memiliki skill yang mumpuni di bidangnya namun juga soft skill yang kreatif, berbeda, unik namun tetap bermoral, beretika dan bersemangat tinggi.
Comments
Post a Comment